Wahyu 2:1 (IMB) “Tuliskanlah kepada malaikat jemaat Efesus: Dia, yang memegang tujuh bintang di tangan kanan-Nya dan yang berjalan di tengah-tengah tujuh kaki pelita emas, mengatakan hal-hal ini:

Wahyu 2:2 (IMB) Aku tahu perbuatan-perbuatanmu, kerja kerasmu, dan ketabahanmu. Engkau tidak dapat membiarkan segala sesuatu yang jahat, dan engkau telah menguji mereka yang mengaku sebagai rasul, padahal sesungguhnya mereka bukan rasul, dan engkau mendapati bahwa mereka palsu.

Jemaat Efesus di Wahyu 2:2 dipuji TUHAN YAHUSHUA (YESUS) karena telah menguji yang mengaku sebagai rasul, yang sesungguhnya bukan rasul, dan jemaat Efesus mendapatinya sebagai rasul palsu.

Kitab Wahyu adalah tulisan seorang rasul, yang ditulis setelah surat-surat Paulus beredar:

  • Kitab Wahyu ditulis lama setelah surat-surat Paulus beredar.
  • Kitab Wahyu ditulis oleh salah satu dari kedua belas rasul (Yohanes).
  • Kitab Wahyu ditulis di daerah di mana surat-surat Paulus tersedia bagi rasul Yohanes.
  • Gereja-gereja yang dibahas berada di daerah bukan Yahudi, dan kemungkinan berada di bawah pengaruh Paulus.
  • Hanya satu dari tujuh gereja yang disebut dikunjungi Paulus (menurut Alkitab): jemaat di Efesus.
  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) sendiri yang berbicara di kebanyakan kitab Wahyu.
  • Karena TUHAN YAHUSHUA (YESUS) berbicara setelah surat-surat Paulus beredar di Kitab Wahyu, TUHAN YAHUSHUA (YESUS) benar-benar memiliki kesempatan dalam kitab Wahyu baik untuk menkonfirmasi atau untuk menyangkal Paulus.

TUHAN YAHUSHUA (YESUS) tidak mengkonfirmasi Paulus sebagai Rasul di Kitab Wahyu

  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) dalam kitab Wahyu memiliki kesempatan untuk mengidentifikasi Paulus sebagai rasul ke-13, atau untuk mengulang bahwa jumlah para rasul adalah 12. Apa yang TUHAN YAHUSHUA (YESUS) katakan dalam Kitab Wahyu?
  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) tidak pernah mengatakan bahwa ada rasul ke-13 dalam Kitab Wahyu.
  • Sebaliknya, TUHAN YAHUSHUA (YESUS) menggambarkan bahwa hanya ada dua belas rasul untuk selama-lamanya. Kita baca dalam Wahyu 21:14: Dan tembok kota itu, yang memiliki dua belas fondasi, dan di dalamnya ada nama-nama kedua belas rasul Anak Domba.
  • Dalam Wahyu 21:14, Yerusalem Baru dibangun di atas dua belas fondasi yang diwakili oleh kedua belas rasul TUHAN YAHUSHUA (YESUS). Paulus sama sekali tidak termasuk.

Cerita tentang penglihatan Paulus bertentangan

  • Dua versi pertama dari cerita Paulus mengenai penglihatan Paulus dalam perjalanan ke Damaskus bertentangan satu dengan yang lain:
  • Kisah Para Rasul 9:7 (IMB) Namun orang-orang yang berjalan bersamanya termangu-mangu, karena mereka mendengar suara itu tetapi tidak melihat seorang pun.
  • Paulus kemudian menceritakan pengalamannya lagi di Kisah Para Rasul 22:9 (IMB) Mereka yang bersama aku melihat cahaya itu dan menjadi takut, tetapi mereka tidak mendengar suara yang berbicara kepadaku.
  • Jelas bahwa kedua cerita Paulus di atas bertentangan satu dengan yang lain (yang satu tertulis “mereka mendengar suara” dan yang kedua tertulis “mereka tidak mendengar suara”).

Cerita Paulus tentang penglihatannya di Kisah Para Rasul bab 22 dan 26 saling bertentangan

  • Dalam versi yang lebih baru, Kisah Para Rasul 26:16, Paulus mengatakan bahwa Yesus mengatakan kepadanya bahwa ia ditunjuk untuk menjadi saksi. Namun, dalam versi sebelumnya dari Kisah Para Rasul 22:10, Yesus bersikap keras dan kemudian hanya mengatakan Paulus akan diberitahu “segala sesuatu” untuk dilakukannya ketika Paulus masuk ke kota Damaskus. Kemudian di kota Damaskus, dan hanya kemudian, Paulus mendengar melalui Ananias bahwa dia ditunjuk untuk menjadi saksi.
  • Kata-kata identik yang Ananias gunakan dalam Kisah Para Rasul bab 22 sekarang ditransfer, dalam cerita Paulus berikutnya dalam Kisah Para Rasul bab 26, menjadi berasal dari mulut Yesus. Ketidak mungkinan dari kebenaran kedua cerita ini berasal dari ayat ini di Kisah Para Rasul bab 22 di mana Yesus seharusnya memberitahu Paulus:
  • Kisah Para Rasul 22:10 Lalu aku berkata: Apa yang harus aku lakukan, Tuhan? Dan Tuhan berfirman kepadaku: Bangkitlah, pergilah ke Damaskus! Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.
  • Namun kita baca di Kisah Para Rasul 26:15-16 (IMB) Maka aku berkata: Siapakah Engkau, Tuan? Dan Dia berkata: Akulah YESUS yang engkau aniaya. 16  Sekarang bangunlah dan berdirilah, karena Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau sebagai pelayan dan saksi mengenai hal-hal yang telah engkau lihat dan hal-hal yang akan Aku perlihatkan kepadamu.
  • Di Kisah Para Rasul 22:10 di atas, Yesus tidak berkata kepada Paulus “menetapkan engkau sebagai pengawal dan saksi”. Sebaliknya Yesus berkata “pergilah ke Damaskus! Di sana (barulah) akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.”
  • Jadi cerita Paulus dalam Kisah Para Rasul 26:15-16 jelas bertentangan dengan cerita Paulus sebelumnya di Kisah Para Rasul 22:10 (IMB) Lalu aku berkata: Apa yang harus aku lakukan, Tuhan? Dan Tuhan berfirman kepadaku: Bangkitlah, pergilah ke Damaskus! Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.
  • Baru kemudian setelah Paulus memasuki Damaskus, di Kisah Para Rasul 22:15 Ananias mengatakan bahwa Paulus akan menjadi saksi. Ini bertentangan dengan Kisah Para Rasul 26:15-16. Yesus tidak menetapkan Paulus sebagai saksi dalam perjalanan ke Damaskus di cerita Paulus di Kisah Para Rasul bab 22.
  • Dalam versi dari Kisah Para Rasul bab 22, Yesus sendiri mengatakan bahwa di Damaskuslah Paulus akan mengetahui “segala sesuatu” untuk dilakukannya.
  • Dalam versi Kisah Para Rasul bab 26, segala sesuatu yang diberitahukan kepada Paulus di Kisah Para Rasul bab 22 di Damaskus (melalui mulut Ananias) sekarang diberikan oleh Yesus sebelum Paulus bahkan pergi ke Damaskus.
  • Kedua versi cerita Paulus tersebut tentu saja tidak bisa benar. Hal ini karena apa yang dikatakan Ananias dalam Kisah Para Rasul bab 22 diberikan oleh Yesus dalam Kisah Para Rasul bab 26, sebelum Yesus dalam penglihatan Paulus meninggalkannya.

Bukti kesaksian Petrus untuk melawan Paulus dalam pengadilan

  • Dalam kumpulan kotbah berjudul Clementine Homilies dari tahun 200 A.D., peneliti-peneliti percaya bahwa kumpulan kotbah tersebut berisi sebuah tulisan Ebonite yang lebih awal (Ebonite adalah sebutan gereja Yerusalem awal) tentang sebuah pengadilan yang mengadili Paulus, di mana Petrus berlaku sebagai saksi utama yang menentang Paulus.
  • Dalam tulisan di atas, Petrus bertanya mengapa YAHUSHUA (YESUS) menghabiskan waktu dalam hitungan tahun untuk mengajari kedua belas rasul, hanya untuk pesan kedua belas rasul digantikan oleh seseorang yang hanya menyatakan mengalami penglihatan dari YAHUSHUA (YESUS).

Paulus sepertinya mengganti ceritanya di Kisah Para Rasul bab 26 untuk menghindari kritikan Petrus

  • Petrus juga mengatakan bahwa jika YESUS menampakkan diri-Nya kepada Paulus dalam sebuah penglihatan, itu adalah YESUS menunjukkan kemarahan-Nya kepada Paulus.
  • Pendapat Petrus tersebut didukung dengan fakta bahwa tidak ada kata-kata positif dari YESUS di cerita Paulus mengenai penglihatannya di Kisah Para Rasul bab 22.
  • Inilah sepertinya mengapa Paulus mengganti ceritanya di Kisah Para Rasul bab 26. Di Kisah Para Rasul bab 26, bertentangan dengan cerita Paulus di Kisah Para Rasul bab 22, YESUS memberikan kata-kata positif secara langsung kepada Paulus.
  • Walaupun penggantian cerita di bab 26 dapat menghindari kritik Petrus di atas, namun penggantian tersebut juga membuktikan bahwa penglihatan Paulus tidaklah benar, karena bertentangan satu dengan yang lain.

Kedua belas Rasul tidak pernah menyebut Paulus sebagai rasul

  • Kedua belas rasul tidak pernah menyebut Paulus sebagai rasul.
  • Dalam Kisah Para Rasul bab 1, setelah kebangkitan Tuhan YAHUSHUA (YESUS), masih dan hanya selalu ada dua belas rasul.
  • Kriteria untuk memilih rasul pengganti Yudas tertulis di Kisah Para Rasul 1:21-23 (IMB) Karena itu kita harus memilih seseorang di antara mereka yang selalu ada bersama kami ke mana pun Tuhan YESUS pergi, 22  mulai sejak baptisan Yohanes sampai Tuhan YESUS terangkat dari antara kami. Bersama kami, orang ini akan menjadi saksi kebangkitan-Nya.” 23  Lalu mereka menetapkan dua orang, yaitu Yusuf yang dipanggil Barsabas yang juga disebut Yustus, dan Matias.
  • Paulus jelas tidak memenuhi kriteria rasul pengganti Yudas di atas, karena Paulus tidak “selalu ada bersama kami (kesebelas rasul) ke mana pun Tuhan YAHUSHUA (YESUS) pergi, mulai sejak baptisan Yohanes sampai Tuhan YAHUSHUA (YESUS) terangkat dari antara kami”

Hanya Paulus yang mengatakan bahwa Paulus adalah rasul di Perjanjian Baru

  • Satu-satunya orang yang bersaksi bahwa Paulus adalah rasul Tuhan YESUS di seluruh Perjanjian Baru hanyalah Paulus sendiri.
  • Namun, TUHAN YAHUSHUA (YESUS) sendiri berfirman di Yohanes 5:31 (IMB) “Jika Aku bersaksi mengenai diri-Ku sendiri, kesaksian-Ku tidak benar.
  • Kita juga baca lagi firman TUHAN YAHUSHUA (YESUS) di Wahyu 2:2 (IMB) Aku tahu perbuatan-perbuatanmu, kerja kerasmu, dan ketabahanmu. Engkau tidak dapat membiarkan segala sesuatu yang jahat, dan engkau telah menguji mereka yang mengaku sebagai rasul, padahal sesungguhnya mereka bukan rasul, dan engkau mendapati bahwa mereka palsu.
  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) di Wahyu 2:2 di atas juga menunjukkan bahwa pengakuan orang itu sendiri sebagai rasul saja, jelas tidaklah cukup.

Paulus mengaku sebagai Rasul kepada jemaat di Efesus, jemaat yang dipuji TUHAN YAHUSHUA (YESUS) karena mendapati rasul palsu

  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) berfirman kepada jemaat di Efesus di Wahyu 2:2 “Aku tahu perbuatan-perbuatanmu dan kerja kerasmu dan ketabahanmu, dan bahwa engkau tidak dapat menanggung yang jahat, dan engkau telah menguji mereka yang mengaku sebagai rasul tetapi mereka bukan, dan engkau mendapati mereka palsu.”
  • Siapakah orang di Alkitab yang terbukti secara tertulis pernah mengaku sebagai rasul (selain kedua belas para rasul) kepada jemaat di Efesus?
  • Jawabannya tentu saja adalah Paulus. Paulus menulis di Efesus 1:1 (IMB) Dari Paulus, seorang rasul YESUS Kristus oleh kehendak Elohim.

TUHAN YAHUSHUA (YESUS) hanya berfirman tentang rasul palsu pada gereja yang dikunjungi Paulus

  • Kitab Wahyu ditujukan TUHAN YAHUSHUA (YESUS) kepada tujuh gereja, dan dari tujuh gereja tersebut, kita hanya mengetahui bahwa Paulus hanya mendatangi gereja di Efesus, dan juga bahwa Paulus mengaku rasul kepada gereja di Efesus (dalam Efesus 1:1).
  • Sekali lagi, Paulus menulis di Efesus 1:1 (IMB) Dari Paulus, seorang rasul YESUS Kristus oleh kehendak Elohim.
  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) di Kitab Wahyu hanya berfirman tentang rasul palsu sebagai berikut kepada gereja di Efesus (Wahyu 2:2): engkau telah menguji mereka yang mengaku sebagai rasul, padahal sesungguhnya mereka bukan rasul, dan engkau mendapati bahwa mereka palsu.
  • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) tidak berfirman tentang hal di atas (tentang rasul palsu) kepada keenam gereja lainnya (keenam gereja yang tidak tercatat dikunjungi Paulus).
  • Karena:
    • TUHAN YAHUSHUA (YESUS) hanya berfirman tentang rasul palsu seperti di atas pada gereja yang kita tahu dikunjungi Paulus (yaitu gereja di Efesus)
    • dan TUHAN YAHUSHUA (YESUS) hanya berfirman tentang rasul palsu seperti di atas pada gereja yang menerima surat Paulus, di mana Paulus mengaku sebagai rasul (dalam surat Paulus kepada Efesus)

Ini merupakan suatu konfirmasi jika rasul palsu yang dimaksud TUHAN YAHUSHUA (YESUS) adalah Paulus (dan bukan orang lain).

Latar belakang Efesus

  • Efesus berada di provinsi Asia.
  • Dalam Wahyu 1:11 (IMB), kita membaca: yang mengatakan, “Akulah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Apa yang engkau lihat, tuliskanlah dalam sebuah Kitab, dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat di Asia: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia, dan ke Laodikia.”
  • Provinsi Asia ini tidak berada di dekat Cina. Melainkan, provinsi Asia ini adalah provinsi Romawi di sepanjang barat pantai Turki modern, dekat Yunani.
  • Untuk membedakan provinsi Asia ini dengan Asia yang kita ketahui sekarang, provinsi Asia di Perjanjian Baru ini kadang disebut dengan nama Prokonsul Asia.
  • Efesus adalah kota terkemuka di Prokonsul Asia.

Paulus menulis “semua yang ada di Asia telah berpaling dari padaku”

  • Dalam 2 Timotius, Paulus berbicara mengenai suatu sidang yang dialaminya. Paulus menulis tentang pembelaannya yang pertama, namun Paulus kemudian berkata semua telah meninggalkannya. Kita baca dalam 2 Timotius 4:16 (IMB) Dalam pembelaanku yang pertama, tidak ada seorang pun yang berpihak kepadaku, sebaliknya, semuanya telah meninggalkan aku, dan kiranya hal ini tidak ditanggungkan atas mereka.
  • Dalam surat yang sama, Paulus juga menulis bahwa semua yang ada di Asia (yang mana Efesus merupakan kota terkemuka di Asia) telah berpaling dari Paulus.
  • Kita membaca di 2 Timotius 1:15 (IMB) Engkau tahu bahwa mereka semua yang ada di Asia telah meninggalkan aku, termasuk Figelus dan Hermogenes.
  • Perlu dicatat bahwa Paulus menulis bahwa semua yang ada di Asia telah meninggalkan Paulus (dan bukan meninggalkan TUHAN YAHUSHUA/YESUS). “Semua yang ada di Asia” meninggalkan Paulus karena mereka telah mengerti bahwa Paulus rasul palsu, seperti Firman YAHUSHUA (YESUS) di Wahyu 2:2.

Marcion tahun 144AD dengan doktrin Paulus dianggap sesat oleh gereja awal

  • Gereja Yerusalem awal menolak surat-surat Paulus.
  • Pada tahun 144AD, muncul Marcion dengan doktrin Paulus.
  • Gereja awal dalam periode tersebut menganggap Marcion dan pengikutnya sesat.
  • Marcion dan pengikutnya jelas memegang ajaran Paulus bahwa keselamatan didapat hanya cukup dengan percaya (tanpa perlu ketaatan pada hukum-hukum Elohim).
  • Marcion dan pengikutnya bersikeras bahwa kedua belas rasul salah dalam doktrin mereka (terutama dalam doktrin keselamatan).
  • Marcion juga menolak injil dan membuat injil versi mereka sendiri (dengan mengambil bagian-bagian dari injil Lukas).
  • Berdasarkan surat Paulus kepada jemaat di Galatia, Marcion mengatakan bahwa hukum Musa sudah dibatalkan, dan kita tidak perlu mematuhi Tuhan Perjanjian Lama.

Tertullian menolak Paulus (207AD)

  • Untuk mengatasi gerakan Marcion, isu mengenai validitas Paulus harus diselesaikan. Dalam konteks ini, pemimpin Kristen yang dihormati, Tertullian, menulis di tahun 207 AD tulisan dengan judul “Against Marcion” (“Melawan Marcion”).
  • Tertullian menulis hal-hal berikut mengenai Paulus:
    • YAHUSHUA (YESUS) tidak pernah membuat Paulus sebagai rasul dari tulisan-tulisan yang dapat kita baca.
    • Klaim Paulus pada kerasulan sepenuhnya tergantung pada kebenaran kata-kata Paulus sendiri.
    • Jikapun Paulus merupakan seorang rasul, Paulus tetaplah rasul yang lebih rendah (dibanding kedua belas rasul) karena di Kisah Para Rasul bab 15, Paulus mengajukan doktrinnya kepada kedua belas rasul.

Tertullian menyebut Paulus cocok dengan peringatan YAHUSHUA (YESUS) tentang nabi palsu

Lanjutan dari tulisan Tertullian mengenai Paulus:

  • Jika Paulus kemudian berbeda dari kedua belas rasul, kita mesti menganggap kedua belas rasul memiliki otoritas yang lebih dibanding Paulus karena Paulus muncul setelah kedua belas rasul.
  • Klaim Paulus bahwa dia dipilih sebagai rasul oleh YAHUSHUA (YESUS) tampak tidak masuk akal. Cerita Paulus mengajak kita untuk percaya bahwa YAHUSHUA (YESUS) tidak merencanakan hal-hal dengan kedua belas rasul secara memadai (karena tiba-tiba YAHUSHUA (YESUS) membutuhkan rasul tambahan setelah mengajar kedua belas rasul selama beberapa tahun).
  • YAHUSHUA (YESUS) memperingatkan kita tentang nabi-nabi palsu yang akan datang sambil melakukan mukjizat-mukjizat dalam Nama-Nya dan dengan tanda-tanda, dan Paulus cocok secara sempurna dengan nubuat YAHUSHUA (YESUS) tentang nabi palsu tersebut.

Firman TUHAN YAHUSHUA (YESUS) di Matius 23:8 (IBIS)  Tetapi kalian, janganlah mau dipanggil ‘Bapak Guru’, sebab Gurumu hanya ada satu dan kalian semua bersaudara.

Guru kita hanya ada satu, yaitu TUHAN YAHUSHUA (YESUS), dan bukan Paulus.

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membawa pembaca ke ajaran TUHAN YAHUSHUA (YESUS) yang BENAR, yang selama ini tidak diajarkan dengan benar oleh gereja, karena selama ini ajaran yang diberikan sering bersumber dari ajaran rasul palsu (yang justru bertentangan dengan ajaran TUHAN YAHUSHUA yang benar).

Mengetahui ajaran TUHAN YAHUSHUA (YESUS) yang benar sangatlah penting bagi keselamatan, dan ini juga akan kami bahas di tulisan-tulisan berikutnya dari Firman TUHAN YAHUSHUA dan BAPA YHWH yang tertulis di Alkitab.

Untuk sekarang, jika saudara ingin mentaati perintah TUHAN YAHUSHUA (YESUS) yang BENAR, saudara harus mulai menguduskan hari Sabat di hari yang benar, mulai hari Jumat matahari terbenam sampai Sabtu matahari terbenam. Silahkan dibaca Pentingnya dan Bagaimana Menguduskan Hari Sabat di link di bawah ini, karena TUHAN YAHUSHUA (YESUS) TIDAK PERNAH MEMBATALKAN DAN TIDAK PERNAH MENYURUH KITA UNTUK TIDAK LAGI MELAKUKAN 10 PERINTAH DAN HUKUM ELOHIM (hanya musuh melalui ajaran rasul palsu-lah yang mengajarkan demikian. Musuh sudah berusaha membuat manusia untuk tidak melakukan perintah Elohim sejak di Taman Eden):

http://yesusdatang.com/ingatlah-dan-kuduskanlah-hari-sabat/

Wahyu 22:14 (IMB) Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya. Mereka akan memiliki kuasa atas pohon kehidupan, dan mereka boleh masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. 

Wahyu 22:15 (IMB) Namun anjing-anjing, para penyihir, pezina, pembunuh, penyembah berhala, serta setiap orang yang menyukai dusta dan berbuat dusta, mereka tinggal di luar.

(yang menyukai dusta di Wahyu 22:15 termasuk yang mengikuti ajaran rasul palsu, karena yang mengikuti ajaran rasul palsu tidak melakukan perintah-perintah-NYA yang benar, sehingga tidak termasuk yang ditulis di Wahyu 22:14, seperti yang akan kami bahas di tulisan-tulisan kami selanjutnya).

Kriteria orang Kudus di Wahyu 14:12: memelihara/melakukan perintah-perintah Elohim dan iman kepada YAHUSHUA (YESUS), seperti tertulis di Wahyu 14:12 (dan konsisten dengan Wahyu 22:14, bahwa kita harus melakukan perintah-perintah Elohim supaya bisa masuk ke surga, termasuk 10 Perintah Elohim):

Wahyu 14:12 (IMB) Inilah pentingnya ketabahan orang-orang kudus, yang memelihara perintah-perintah Elohim dan iman kepada YAHUSHUA (YESUS). 

Masih banyak bukti-bukti selain yang sudah tersebut di atas. Bukti-bukti lain akan kami ulas di bagian kedua dan ketiga:

Klik di sini untuk bagian kedua: Siapakah SERIGALA YANG MENERKAM dari Suku Benyamin di Kejadian 49:27? YESUS Berfirman Tentang Serigala Yang Buas-Sangat Penting Untuk Keselamatan!

http://yesusdatang.com/siapakah-serigala-yang-menerkam-dari-suku-benyamin-di-kejadian-4927/

Sumber: http://www.jesuswordsonly.com/books/jesuswordsonly.html oleh Douglas J. Del Tondo dan sumber-sumber lain.

Sudah cukup banyak orang Kristen yang telah sadar akan kebenaran di atas (walaupun sumber-sumber yang ada yang kami temui masih dalam bahasa Inggris). Website dan buku yang menjadi sumber utama kami di atas sudah mendapat lebih dari 12.5 juta hits sejak Januari 2008 (bukunya sendiri terdiri dari 516 halaman, dan ada lebih dari 100 artikel tambahan). Masih cukup banyak sumber-sumber lain selain yang tertera di atas, walaupun sumber di atas adalah yang terlengkap.

Jika saudara ingin mendapatkan update tulisan-tulisan kami berikutnya, silahkan join facebook group kami yang baru:

https://www.facebook.com/groups/yesusdatang/