Di Keluaran 20:8-11, YHWH menyuruh kita untuk mengingat dan menguduskan hari Sabat. Hari Sabat yang benar dimulai dari saat matahari tenggelam hari Jumat sampai matahari tenggelam hari Sabtu. Dalam bahasa Ibrani pun, Yom Sabbath berarti hari Sabtu, yang dimulai saat matahari tenggelam hari Jumat.

Banyak orang Kristen yang sekarang mendapat dorongan oleh Roh Kudus untuk menguduskan hari Sabat, karena ini merupakan bagian dari 10 Perintah YHWH. TUHAN YAHUSHUA (YESUS) pun berfirman:

Matius 5:18 (IMB)  Sebab sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sampai langit dan bumi berlalu, satu titik atau satu koma dari Kitab Taurat tidak akan lenyap, sebelum semuanya digenapi.

Bapa YAHWEH menulis 10 PerintahNYA dengan jariNYA sendiri di loh-loh batu, sehingga tidak seorang pun dapat menghapuskan 10 PerintahNYA:

Keluaran 20:8-11 (IMB) Ingatlah dan kuduskanlah hari sabat. 

9  Enam hari lamanya engkau seharusnya bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 

10  tetapi hari ketujuh adalah sabat bagi YAHWEH, Elohimmu; janganlah melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anak laki-lakimu, atau anak perempuanmu, hambamu yang laki-laki, atau hambamu yang perempuan, atau ternakmu, ataupun orang asing yang ada di dalam tempat kediamanmu. 

11  Sebab enam hari lamanya, YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut, dan segala isinya, dan beristirahat pada hari ketujuh itu. Oleh karena itu, YAHWEH memberkati hari sabat itu dan menguduskannya. 

Nehemia 9:13-14 (IMB) Engkau telah turun ke atas gunung Sinai, dan berbicara dengan mereka dari langit dan memberi mereka peraturan-peraturan yang adil dan hukum-hukum yang benar, ketetapan-ketetapan, dan perintah-perintah yang baik. 

14  Engkau memberitahukan kepada mereka sabat kudus-Mu, dan memerintahkan mereka peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, dan hukum-hukum, melalui perantaraan Musa, hamba-Mu.

Sabat bukan tentang melakukan sesuatu, melainkan mengenai istirahat dan hubungan erat dengan TUHAN. Kerinduan untuk menghabiskan waktu hanya dengan TUHAN.

Apa yang kita lakukan pada hari Sabat?

Berdoa dan membaca serta mempelajari Firman TUHAN dan memuji TUHAN. Diperbolehkan untuk berkumpul untuk bersama-sama memuji TUHAN dan mempelajari FirmanNYA. Juga diperbolehkan untuk melakukan pelayanan/kebaikan pada hari Sabat, seperti mengunjungi orang sakit di rumah sakit. Makan juga diperbolehkan, namun tidak boleh memasak yang rumit. Memasak dan menyiapkan makanan dilakukan sebelum Sabat dimulai (atau pada hari sebelumnya).

 

Pada hari Sabat, TUHAN ingin saudara mengesampingkan semuanya dan memiliki waktu yang intim dengan TUHAN. Jika saudara dapat berpuasa pada hari Sabat, itu akan merupakan berkat sehingga pikiran saudara dapat berfokus pada TUHAN (meskipun puasa tidak diharuskan).

 

Saudara diperbolehkan untuk beribadah hari Minggu (karena saudara diperbolehkan menyembah TUHAN setiap hari), tapi saudara tetap harus menguduskan hari Sabat dari matahari tenggalam hari Jumat sampai matahari tenggelam hari Sabtu.

Sabat adalah peringatan penciptaan.

Kejadian 2:2 (IMB) Pada hari ketujuh Elohim menyelesaikan pekerjaan-Nya. Dan pada hari ketujuh Dia beristirahat dari seluruh pekerjaan yang telah Dia lakukan. 

Apa yang tidak boleh dilakukan pada hari Sabat:

Kita tidak bekerja, kita tidak bersih-bersih, kita tidak melakukan masak-memasak yang rumit (kita menyiapkan makanan terlebih dahulu sebelum hari Sabat dimulai/sebelum matahari tenggelam hari Jumat), kita tidak berkebun.

Kita tidak melakukan transaksi bisnis apapun. Kita juga tidak membeli dan menjual pada hari Sabat (termasuk membayar tagihan atau belanja online), dan ini penting seperti ditunjukkan di Nehemia 13:15-18:

Nehemia 13:15-18 (IMB) Pada masa itu aku melihat di Yehuda orang-orang memeras anggur pada hari sabat dan orang-orang membawa berkas-berkas gandum lalu memuatkannya ke atas keledai jantan, dan juga anggur, buah anggur dan buah ara, dan berbagai muatan. Mereka membawanya masuk ke Yerusalem pada hari sabat. Dan aku memperingatkannya ketika mereka menjual bahan-bahan makanan. 

16  Ada orang Tirus yang tinggal di situ, ia membawa masuk ikan dan berbagai barang dagangan lalu menjualnya pada hari sabat kepada orang-orang Yehuda dan di Yerusalem. 

17  Maka aku menegur pemuka-pemuka Yehuda, dan berkata kepada mereka, “Perkara jahat apa ini yang telah kamu lakukan dan melanggar kekudusan hari sabat? 

18  Bukankah leluhurmu telah berbuat demikian dan Elohim mendatangkan seluruh malapetaka ini atas kita dan atas kota ini? Dan kamu menambah murka atas Israel dengan mencemarkan hari sabat?” 

Yesaya 58:12-14 (IMB)  Mereka yang berasal dari antaramu, akan membangun reruntuhan yang dahulu, engkau akan mendirikan dasar-dasar bagi banyak generasi, dan engkau akan disebut: Yang memperbaiki tembok yang berlubang, yang membetulkan jalan-jalan untuk didiami. 

13 “Jika engkau membuat kakimu berbalik karena sabat, dengan tidak melakukan kesenanganmu pada hari kudus-Ku, dan engkau menyebut sabat sebagai kenikmatan yang kudus, bagi YAHWEH, yang dimuliakan, dan engkau sungguh-sungguh memuliakannya dengan tidak mengikuti jalan-jalanmu sendiri, dan tidak mencari kesenanganmu sendiri bahkan membicarakan perkataanmu; 

14  maka engkau akan menyukakan dirimu sendiri dalam YAHWEH. Dan Aku akan membuatmu melintas di atas tempat-tempat tinggi di bumi, dan membuatmu makan dari milik pusaka Yakub, leluhurmu.” Sebab, mulut YAHWEH telah berfirman.

Yesaya 56:1-2 (IMB) Beginilah YAHWEH berfirman, “Peliharalah keadilan dan lakukanlah kebenaran, karena keselamatan-Ku sudah datang mendekat, dan kebenaran-Ku akan dinyatakan. 

Berbahagialah orang yang melakukan hal ini, dan anak manusia yang berpegang padanya, yang memelihara sabat dengan tidak menajiskannya, yang menjaga tangannya dengan tidak melakukan segala yang jahat.” 

Bukti bahwa hari Sabat masih berlaku sampai sekarang, bahkan masih berlaku di langit dan bumi baru nantinya:

Yesaya 66:22-24 (IMB)  “Sebab seperti langit baru dan bumi baru yang akan Aku buat, berdiri di hadapan-Ku,” firman YAHWEH, “Demikianlah benihmu dan namamu akan tetap tegak. 

23  Dan itu akan terjadi dari bulan baru ke bulan baru, dan dari sabat ke sabat, semua umat manusia akan datang untuk menyembah di hadapan-Ku,” firman YAHWEH. 

24  “Dan mereka akan pergi ke luar dan melihat mayat orang-orang yang telah memberontak melawan Aku, karena ulat-ulat mereka tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, dan mereka akan menjadi suatu kebencian bagi semua yang hidup.” 

Di Wahyu tertulis bahwa kriteria orang-orang kudus adalah yang memelihara perintah-perintah Elohim (termasuk menguduskan hari Sabat), dan iman kepada YAHUSHUA (YESUS):

Wahyu 14:12 (IMB) Inilah pentingnya ketabahan orang-orang kudus, yang memelihara perintah-perintah Elohim dan iman kepada YESUS.

Pengikut YAHUSHUA (YESUS) awalnya menguduskan hari Sabat di hari Sabtu (mulai dari matahari tenggelam hari Jumat sampai dengan matahari tenggelam hari Sabtu). Gereja Katholik Roma kemudian merubah hari Sabat menjadi hari Minggu, dan keputusan ini disahkan di Council of Laodicea tahun 364. Namun hari Sabat yang benar adalah dimulai dari matahari tenggelam hari Jumat sampai dengan matahari tenggelam hari Sabtu.

Kami akan menulis lebih lanjut mengenai hal di atas di post mengenai pentingnya menguduskan hari Sabat berikutnya. TUHAN YAHUSHUA memberkati saudara.